-->

8/17/2020

Pergi ke Puncak B29 Pakai Google Maps, Pria Ini Malah Harus Menuntun Motornya Mundur


Sejumlah wisatawan yang hendak menuju Puncak B29 di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur memiliki pengalaman beragam saat menggunakan Google Maps. Belum lama ini, saat menuju puncak B29 menggunakan aplikasi penunjuk jalan daring itu, Okky Kisendi justru disarankan untuk melewati jalan setapak. Alhasil, ia pun harus menuntun motornya mundur. Pasalnya tidak ada akses untuk putar balik.


Dikutip dari instagram @infoprobolinggo (13/08), rupanya kejadian wisatawan tersasar saat hendak menuju Puncak B29 memang cukup sering terjadi. Bahkan ada yang pernah terjatuh ke jurang karena mengikuti arahan jalan yang ditunjukkan Google Maps.


Korban Google Maps


Lantaran sering ada wisatawan tersasar, warga sekitar yang berprofesi sebagai tukang ojek di kawasan wisata juga menyediakan jasa sebagai pemandu jalan menuju lokasi Puncak B29.


“Para tretan disini ada yang pernah menjadi korban Google Maps? Maksud hati piknik dengan gembira, apa daya malah kesasar ga karuan. Seperti kisah Okky Kisendi di Grup fb Bekakas, yang hendak ke puncak B29 namun di sekitar Desa Ledokombo, Sumber sama Google Mapsnya malah dilewatin ke jalan setapak yang menuntut harus mundur atau puter balik. Saat sampai di lokasi (B29) dan ngobrol-ngobrol dengan tukang ojek disana, memang kerap wisatawan naik motor yang kesasar bahkan pernah ada yang jatuh ke jurang. Makanya disana banyak tukang ojek yang memandu untuk sampai ke lokasi. Biayanya 100 - 150 ribu,” tulis instagram @infoprobolinggo.


Banyak yang Tersasar

Cerita tentang tersasarnya Okky yang diunggah instagram @infoprobolinggo sontak menuai banyak komentar. Rupanya cukup banyak warganet yang berkomentar mengalami hal serupa.

“Yang ngedata gmaps emang gak ada aklak, saya pernah dilewatkan gang buntu, emang motor saya bisa terbang apa!!” komentar pemilik akun @cak.man.ae.

“Saya disini sedikit bangga karna bukan hanya saya yg pernah nyasar kesana,” tulis pemilik akun @adjinsp30.

“Kalau mau ke air Terjun Madakaripura pliss banget jangan pake Google Maps, sudah merasakan kemaren naik sampe ujung taunya tersesat, GPS aja, (Gunakan Penduduk Sekitar),” komentar pemilik akun @dianasripl.

NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post