6/03/2020

Isi Bensin Motor Penuh Tapi Hanya Membayar Rp10 ribu, Ditegur Malah Aniaya Petugas


kelompok remaja di Kabupaten Bandung Barat (KBB) aniaya seorang operator SPBU usai terima teguran.

Melansir Merdeka.com, peristiwa itu terjadi di stasiun bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Awalnya, seorang remaja yang diduga dalam pengaruh minuman beralkohol meminta operator pom bensin mengisi BBM kendaraannya full tank.

Setelah pengisian selesai, pelaku hanya bayar Rp10 ribu. Petugas operator SPBU lalu beritahu jika uang yang dibayarkan kurang, namun pelaku malah naik pitam dan tetap tak mau bayar kekurangannya.

Tersangka kemudian pergi meninggalkan Pom bensin. Namun, tak lama kemudian ia datang kembali bersama empat orang temannya yang diduga dalam pengaruh minuman beralkohol. Mereka berdebat dengan sang operator hingga berakhir dengan penganiayaan.

 (kpl/ahm)

Kapolsek Lembang, Kompol Sarche Christiati Leo Dima membenarkan peristiwa tersebut. Para tersangka sudah diamankan namun tidak dilakukan penahanan. Alasannya, semua tersangka masih di bawah umur.

"Kami berikan pembinaan dan memanggil orangtuanya serta meminta mereka membuat surat pernyataan," ucap dia, Senin (6/1).

Pihak pengelola SPBU dan para tersangka sepakat kasus ini akan diselesaikan secara kekeluargaan. Meski polisi tidak menahan mereka, tersangka tetap diberikan hukuman.

"Para remaja itu dihukum hormat bendera di halaman kantor Polsek Lembang sambil disuruh mengucapkan janji tidak mengulangi perbuatannya kembali," pungkasnya.

 Sekelompok ABG Penganiaya Pegawai SPBU di Bandung. ©2020 Merdeka.com 
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post