5/13/2020

Masya Allah, Kisah Menggetarkan Wanita Usia 84 Tahun Masuk Islam



Dulu namanya Maria. Kini jadi Mariam. Dia memutuskan masuk Islam pada Desember 2019.

Mariam adalah seorang yatim piatu yang lahir dan besar di Inggris. Dia memutuskan menjadi mualaf pada usia 84 tahun.

Usia yang dianggap cukup tua untuk dapat mengubah keyakinan. Namun, hal itu benar-benar terjadi. Sebuah anugerah yang ia dapatkan dalam perjalanan hidupnya.

Sebuah suara datang dari dalam hatiku
Dia mengaku mendengar suara aneh dalam hatinya saat dalam perjalanan pulang, pada suatu hari. Suara itu berkata agar Mariam menjadi Muslim. " Aku pikir itu sangat aneh," kata dia.

Mariam kala itu tak tahu banyak tentang Islam. yang dia tahu, Muslim tak boleh memakai alas kaki saat memasuki masjid. Sementara, kaum wanita harus menutup kepala.

" Tapi tak pernah terpikirkan olehku untuk masuk Islam," tambah dia.

Bagaimana aku menjadi seorang Muslim?
Akhirnya, Mariam memutuskan untuk mengikuti suara aneh tersebut. Dia datang ke masjid. Namun disisi lain dia merasa khawatir karena baru pertama kali mendatangi tempat ibadah kaum Muslim. " Apakah aku akan diterima? Karena aku bukan seorang Muslim," kata dia.

Namun dia memberanikan diri dan berdiri di teras Islamic Center. Hingga tiba-tiba seorang wanita datang. Dia pun bertanya kepadanya. " Akhirnya ia mengundangku untuk masuk ke dalam Masjid."

Hari itu, bertepatan dengan sholat Jumat. Wanita itu menawarkan kursi untuk duduk. Wanita itu juga meminta Mariam menunggu hingga sholat jumat berakhir.

Namun Mariam tak bisa menahan diri untuk bertanya. Kepada wanita itu dia bertanya cara menjadi Muslim. " Wanita itu pun mengatakan bahwa saya harus mengucapkan syahadat," kata dia.

Aku akhirnya membaca Syahadat
Akhirnya Mariam meminta wanita itu untuk mengajari membaca syahadat. " Dan saat sholat Jumat selesai, aku kembali menyempurnakan syahadatku di hadapan imam masjid."

" Alhamdulillah. Sejak saat itu aku resmi masuk Islam. Dan wanita yang mendampingiku itu, selalu mendukung dan membantuku dalam mempelajari tentang Islam."

Mariam merasa menjadi Muslim sebagai anugerah terindah dalam hidup. Dia menemukan keluarga baru.

" Aku sedari kecil tidak pernah memiliki keluarga. Aku tidak tahu siapa ayah dan ibuku. Aku besar dan tinggal di rumah asuh."

Aku menemukan keluarga baru
Setelah menjad Muslim, Mariam benar-benar merasakan hangatnya sebuah keluarga. Mereka mengundang mariam untuk datang ke rumah. " Terutama setelah pandemi covid-19 ini, mereka benar-benar peduli padaku."

Mariam juga belajar tentang doa dan ayat-ayat pendek. " Mereka sangat membantuku dalam mempelajari Islam."

Aku khawatir. Di Usia ini aku akan kehilangan ingatanku
Mariam berusia 84 tahun pada Februari tahun ini. Satu hal yang sangat dia khawatirkan adalah menjadi pikun. " Dan aku melupakan semua yang telah aku pelajari selama ini."

Namun, dia selalu bersyukur. " Meskipun diusia senja seperti ini, aku masih diberikan kesempatan untuk terus belajar."

Sejak Inggris lockdown, salah satu teman dekatnya dari masjid akan menyiapkan pelajaran tertulis. Dengan bantuannya Mariam dapat mempelajari Alquran dan 99 nama-nama Allah.

Ramadhan pertamaku
Tahun 2020 ini menjadi Ramadhan pertamanya. Teman-teman Mariam mengatakan bahwa dirinya tidak harus berpuasa karena usia yang tidak lagi muda. " Namun aku tetap ingin mencoba untuk berpuasa."

Dia merasa Allah telah menuntunnya ke agama yang begitu indah. Dia akan berusaha mengikuti segala perintah-Nya. " Dan, Alhamdulillah. Hingga saat ini aku sedang berpuasa."


NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post