5/13/2020

Khawatir Tetangga Tak Makan, Warga Surabaya Gantung Sembako di Dinding, Siapa Pun Boleh Ambil


Warga Kampung Medokan Ayu Utara, Kota Surabaya, Jawa Timur, melakukan aksi sosial untuk warga terdampak pandemi Covid-19.

Aksi sosial itu dengan cara membagikan sembako atau bahan pokok yang digantung di dinding dan pagar rumah.

Warga yang membutuhkan dapat mengambil sayuran, berbagai jenis bumbu, mi instan, lauk pauk, serta beras secara gratis sesuai kebutuhan.

Di gang 26 RT 4/RW 13 misalnya, aksi sosial yang digagas Deasy Prasetyo, seorang ibu rumah tangga ini dimulai sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan di Surabaya.

“Awalnya saya memberikan paket sembako bagi para tetangga, terus kepikiran kenapa enggak dipajang di depan rumah biar warga yang membutuhkan tahu dan dapat ambil sendiri,” ujar Deasy dikutip dari Surya, Senin (4/5/2020).

Aksi yang dilakukan Deasy disambut hangat tetangga yang juga ingin berbagi.

Tak ada jumlah pasti paket yang disediakan setiap harinya, tergantung dari para donatur.

“Tergantung dari donatur, biasanya mereka memberikannya dalam satu paket makanan seperti sayur sop, tumis kangkung yang dilengkapi dengan bumbu sekaligus,” jelasnya.

Melalui #gerakansayangsemua yang digagas, Deasy berharap paket sembako yang dibagikan dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Aksi sosial ini juga dilakukan oleh warga RW 12 lewat "Aksi Jogo Tonggo".

Aksi ini dilakukan setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga sore hari.

Puluhan bahan makanan seperti sayuran, lauk pauk, bumbu dapur, minyak goreng, dan beras digantung rapi di dinding dan pagar rumah warga.

Kegiatan sosial itu disambut baik Sulastri (55).

“Ini pertama kali ambil dan senang rasanya dapat terbantu dengan aksi gotong royong warga sendiri,” kata Sulastri.

Ketua RW 12 Suryanto mengatakan, bantuan berupa bahan makanan ini bermula dari kekhawatiran di tengah pandemi corona.

“Awalnya tengok kanan, kiri tetangga, jangan sampai mereka tidak makan dan tidak terpenuhi kebutuhannya. Karena pandemi ini banyak yang mengalami PHK dan dalam kondisi tidak baik,” paparnya.

Melalui Aksi Jogo Tonggo, Suryanto berharap dapat dicontoh oleh RW lain untuk mengadakan kegiatan serupa.

Selain bermanfaat, juga dapat membantu meringankan beban warga sekitar.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post